Perbedaan Bimbel, Les Privat dan Kursus

Perbedaan Bimbel, Les Privat dan Kursus ? Ini Penjelasannya - Bimbel (bimbingan belajar), les privat, kursus, dan jenis bimbingan lainnya merupakan metode pembelajaran tambahan untuk anak. Jadi, selain mendapat pelajaran dari sekolah, anak juga akan mendapatkan pelajaran lain atau memperdalam materi belajar saat bimbel, les privat, ataupun kursus.

Bimbel (Bimbingan Belajar)

Metode mengajar di bimbel hampir mirip dengan metode belajar di sekolah. Sebab, hanya ada satu orang guru atau tentor yang mengajar di depan kelas dan siswa lainnya mendengarkan. Namun, jumlah murid yang diajar di bimbel sangat terbatas, tergantung dari jenis kelas yang diambil. Ada bimbel reguler, platinum, dan lainnya. Semakin tinggi tingkat kelas yang diambil, maka jumlah murid yang diajar pun semakin sedikit. Akan tetapi, biayanya tentu akan semakin mahal ya.

Dari segi efektifitas, belajar di bimbel lumayan efektif. Karena guru bimbel akan memperhatikan sampai dimana pemahaman murid pada materi yang diajarkan dengan memberikan soal-soal latihan. Setelah selesai dikerjakan, maka soal latihan tadi akan dibahas bersama-sama untuk mengetahui letak kesalahan dari setiap anak. Ketika anak tidak mengerti mengenai pembahasan yang diajarkan, anak pun dapat bertanya langsung kepada guru atau tentor yang mengajar.
Les Privat
Berbeda dengan bimbel, mekanisme belajar di les privat lebih intens. Sebab, satu anak akan diajar oleh satu orang guru atau tentor. Les privat memiliki kelebihan, dimana anak akan lebih mudah mengerti mengenai materi pembelajaran. Ketika si anak tidak tahu mengenai materi A, anak dapat menanyakan materi tersebut secara berulang kali sampai anak benar-benar memahaminya. Dalam konteks ini, guru atau tentor les privat tidak boleh kesal karena memang beginilah mekanisme pembelajarannya.
Materi yang diajarkan pada les privat biasanya untuk mengasah satu skill saja. Misalnya, anak kepingin pintar Bahasa Inggris, maka orang tua bisa mendatangkan guru privat yang pintar Bahasa Inggris untuk menuntun anak selama proses belajar. Begitu juga dengan skill yang lainnya.
Akan tetapi, biaya untuk mengikuti les privat cukup mahal. Satu bulannya saja bisa mencapai Rp 400 ribuan. Supaya lebih murah, alangkah baiknya jika les privat diisi oleh beberapa orang anak yang sama-sama ingin mengasah skill di bidang yang sama.
Kursus
Kursus bisa dibilang mirip dengan les privat. Hanya saja, bidang yang dipelajari berbeda. Kalau materi yang dibahas di les privat seputar skill yang berkaitan dengan pelajaran, kalau di kursus lebih ke softskill. Jadi, apa yang dibahas saat kursus lebih spesifik lagi. Misalnya, kursus menyetir dan kursus komputer. Satu kelas kursus biasanya akan diisi oleh beberapa orang anak, tergantung dari softskill atau materi apa yang akan dibahas pada kursus tersebut.
Bimbingan Lain

Bimbingan lain yang dibahas disini bisa berupa pelatihan. Mekanisme belajar dari pelatihan sebenarnya hampir mirip dengan kursus. Yang membedakan hanyalah jangka waktu pelaksanaannya. Bila kursus membutuhkan waktu selama berbulan-bulan, maka pelatihan hanya butuh waktu 2 – 3 hari ataupun 1 minggu saja. Setelah itu, pelatihan pun usai.
Bimbingan lain seperti pelatihan biasanya diselenggarakan oleh lembaga tertentu bagi orang yang mau memasuki dunia kerja. Pada umumnya, pelatihan sifatnya gratis, tapi ada juga lembaga yang mengenakan fee pada orang yang turut serta dalam pelatihan. Dalam proses pelatihan, biasanya ada satu orang pelatih yang akan mengajar beberapa anak untuk memahami suatu hal.
Itu dia perbedaan bimbel, les privat, kursus, dan bimbingan lain. Semoga dengan penjelasan di atas, Anda dapat semakin mengerti mengenai jenis-jenis belajar tambahan yang bisa diikuti demi menambah ilmu ataupun wawasan mengenai materi tertentu.


Pages