TEORI BELAJAR BRUNNER DALAM MATEMATIKA

les privat matematika, guru les kalkulus, guru les privat matematika, guru privat matematika, guru matematika, guru matematika ke rumah, les matematika,bimbel matematika Learning matematika
  1. . Penerapan Teori Brunner Dalam Mata Pelajaran Matematika Hikmawati Suhardi
  2. 2. Penerapan Teori Brunner: 1. Dasar pemikiran teori belajar Brunner 2. Tiga proses kognitif dalam belajar 3. Tahapan-tahapan belajar 4. Pembelajaran matematika 5. Teorema-teorema dalam pengajaran matematika
  3. 3. Dasar pemikiran........ 1. Manusia sebagai pemeroses, pemikir dan pencipta informasi. 2. Belajar merupakan suatu proses aktif yang memungkinkan manusia untuk menemukan hal-hal baru di luar informasi yang diberikan kepada dirinya.
  4. 4. Ada tiga proses kognitif yang terjadi dalam belajar, yaitu: 1. Proses perolehan informasi baru, misalnya melalui kegiatan membaca dan mendengarkan. 2. Proses mentransformasikan informasi yang diterima sesuai dengan kebutuhan, 3. Menguji relevansi dan ketepatan pengetahuan dengan cara dianalisis, diproses atau diubah menjadi konsep yang lebih abstrak agar suatu saat dapat dimanfaatkan.
  5. 5. Tahapan belajar menurut Brunner: • Tahap enaktif, proses belajar dilakukan dengan cara memanipulasi objek konkret yang berkaitan dengan materi. • Tahap ikonik, pengetahuan direpresentasikan dalam bentuk visual berdasarkan objek yang digunakan dalam tahap enaktif. • Tahap simbolik, pengetahuan direpresentasikan dalam bentuk simbol-simbol arbitrer (berdasarkan kesepakatan orang-orang dalam bidang bersangkutan).
  6. 6. Menurut Brunner.... Belajar matematika adalah belajar mengenai konsep-konsep dan struktur-struktur matematika yang terdapat di dalam materi yang dipelajari, serta mencari hubungan antara konsep-konsep dan strukturstruktur matematika itu.
  7. 7. Teorema-teorema dalam pengajaran matematika: 1. Dalil Konstruksi / Penyusunan (Contruction Theorem), penyusunan objek yang berkaitan dengan materi. 2. Dalil Notasi (Notation Theorem), penggunaan notasi yang berkaitan dengan tingkat kognitif anak. 3. Dalil Kekontrasan dan Variasi (Contrast and Variation Theorem), menyajikan perbedaan yang kontras antar konsep. 4. Dalil Konektivitas atau Pengaitan (Connectivity Theorem), setiap konsep, prinsip, dan ketrampilan dalam matematika berhubungan dengan konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan ketrampilan-ketrampilan yang lain.


Pages